Jumat, 27 Juli 2012

SEBENING EMBUN

Malam begitu pekat dengan segala kehidupannya, ia tak berbasa-basi dalam membagikan kesunyian, bahkan kelamnya malam menjadi simbol dalam kehidupan, bahwa ia berarti penderitaan. 

Namun lupakah kita bahwa Tuhan juga 'turun' disepertiga malam untuk menemui hamba-hamba-Nya? senada dengan sabda Nabi " temukan rahmat tuhan-mu di isak tangis orang-orang miskin (perlambang dari malam).  inilah salah satu rahasia malam.

Engkau tak dapat menikmati indahnya cahaya rembulan jika tak ada gelap? engkau tak dapat menatap purnama jika tak berlatar pekat?  satu pembelajaran yang indah akan makna penderitaan, bahwa takkan kau temui jiwa yang seindah rembulan jika ia tak melalui jalan penderitaan (mujahadah). bukankah -Taqwa itu seperti berjalan di atas duri- yang jika engkau tidak hati-hati engkau akan tertusuk dan mati karennya, duri itulah dunia, hawa nafsu, sementara kehati-hatian atasnya adalah jalan keistiqomahan yang pastinya teramat sulit. Bahkan Rosulullah SAW mengingatkan " Man Yuridillahu bihi khoiron yusiibhu minhu" barang siapa yang diinginkan Allah menjadi Hamba-Nya yang baik maka ia akan diuji dengan berbagai cobaan" .

Malam adalah jembatan menuju fajar kemenangan, malam juga yang melahirkan embun yang bening di pagi hari, malamlah yang memproses semua harapan dan do'a menjadi satu kenyataan, tanpa malam takkan kau temui pagi, tanpa malam takkan engkau temui matahari, seperti itulah kehidupan, takkan pernah tahu kita rasa bahagia jika tak melalui medan penderitaan, manalah berarti sebuah senyuman tanpa memahami arti tangisan.

Sesungguhnya bagi mata-mata yang jeli, mereka melihat embun, matahari, rerumputan, hawa sejuk dibalik pekatnya malam, sesungguhnya bagi hati yang terbuka, ia tak melihat penderitaan pada kehidupan faqir dan miskin, tetapi ia melihat WAJAH TUHAN yang tersenyum indah pada derita mereka. carilah olehmu referensi kepahlawanan, orang sukses dan tokoh negarawan, sejarah menyatakan bahwa sebagian besar mereka di didik oleh alam kemiskinan dan penderitaan, yang bagi sebagian orang yang bijaksana mengatakan " penderitaan adalah kekayaan yang belum terkelupas".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar